Defenisi Barnum Effect dalam Istilah Psikologi - Alim Yuparham

Defenisi Barnum Effect dalam Istilah Psikologi

Dikutip dari website Britanica.com, Barnum effect dikenal juga dengan sebutan Forer effect menurut istilah psikologis, ini disebut sebagai kejadian yang terjadi ketika seseorang percaya bahwa ketika dirinya dideskripsikan kepribadiannya secara berlebihan dan dia menganggap kata-kata itu hanya dikhususkan untuk dirinya padahal fakta yang sebenarnya kata-kata itu hanya berisi informasi yang berlaku untuk semua orang (kata-kata untuk umum). 

Barnum Effect

Apa itu Barnum Effect ?

    Ini adalah istilah yang baru saja saya pahami hari ini setelah melihat konten kreator pesulap merah didalam videonya yang menyebutkan kata tersebut "Barnum effect" karena penasaran dengan kata itu saya pun mencari informasi lebih dari Barnum effect ini. Menurut Marks & David dalam bukunya yang berjudul The Psychology of the Psychic pada edisi ke-duanya mengatakan bahwa Efek barnum ini dapat dikaitkan dengan Efek forer. Efek forer yang dapat disebut dengan validasi subjektif merupakan 2 kejadian atau peristiwa yang terjadi dan tidak memiliki keterkaitan namun dianggap berhubungan agar sesuai keyakinan. Sebagai contoh jika Anda mempercayai astrologi,  paranormal, dukun, pesulap, penyihir, dan sebagainya ketika mereka melakukan praktik yang tidak ilmiah seperti membaca telapak tangan, membaca aura, kartu Tarot, ramalan, beberapa tes kepribadian, zodiak, rasi bintang, dan lain-lain. Dengan memanfaatkan dengan meyakinkan mereka bahwa mereka memiliki keistimewaan serta keunikan yang tidak mungkin dimiliki oleh orang lain. 

  • Kepercayaan atau Kebenaran

    Peneliti melakukan penelitian dengan mempelajari efek barnum ini dan ini telah digunakan dalam dua cara dalam psikologi. pertama, peneliti memberikan umpan balik kepada partisipan dengan eksperimen mereka dideskripsikan dan percaya bahwa deskripsi tentang mereka itu khususkan hanya untuk mereka pribadi. Peneliti juga memberikan skor untuk hasil dari setiap peserta. Namun, dilain sesi atau sesi berikutnya peneliti juga memberikan umpan balik yang salah tentang hal umum kepada partisipan untuk menggunakan pengertian yang salah (salah dalam arti bahwa untuk membuat mereka merasa bahwa mereka orang yang sangat benar). Alasan umpan balik ini agar berdampak sebagai deskripsi yang unik yang dirasakan oleh seseorang untuk informasi tersebut yang nyatanya itu hanyalah hal yang bersifat umum dan berlaku untuk siapa saja manusia dibumi dengan Barnum effect ini. 


Barnum Effect

    Ada cara lain yang dapat digunakan sebagai contoh untuk mempelajari Barnum Effect seperti menggunakan media komputer. Kita dapat mengakses internet dan menggunakan website yang menyediakan Tes Kepribadian, dengan sistem yang sudah terkontrol yang dapat memberikan umpan balik kepribadian(asli) kepada partisipan. Hasil dalam penelitian kepribadian yang diberikan komputer dikritik dengan umum dan diterima dengan mudah begitu saja(mereka percaya padahal itu hanyalah hasil umum biasa yang berlaku bagi semua orang). Peneliti juga telah melakukan eskperimen untuk mengetahui bagaimana partisipan melihat umpan balik itu lebih akurat atau palsu. 

    Pada akhirnya, Barnum Effect lebih bekerja pada pernyataan yang positif. Sedangkan manusia cenderung tidak percaya pada pernyataan yang mengandung hal negatif. Contohnya, "Saya melakukan hal ini karena saya suka hal ini". Oleh karena itu Efek Barnum ini sebagian besar lebih berpengaruh dengan menggunakan pernyataan positif dan jika menggunakan frasa negatif baiknya diimbangi dengan tambahan hal positif di akhir pernyataannya.